Wisata Cirebon dan Sekitarnya | Cheribon Trip

DAHULU jika ditanya apa yang terlintas dalam benak tentang Cirebon, maka jawaban saya pasti seperti ini: panas, kota udang. Sungguh tak terbersit niat untuk melakukan wisata Cirebon misalnya.

Namun akhir pekan kemarin akhirnya saya tergoda juga oleh ajakan teman-teman untuk berkunjung ke kota yang dahulu dalam bahasa Inggris bernama Cheribon itu, dan kesan yang saya dapatkan sungguh di luar pandangan sempit saya tadi.

Wisata Cirebon yang Beragam

Cirebon sungguhlah dapat memesona saya dan teman-teman.  Campuran budaya Sunda, Jawa, Melayu, Cina, India, Arab, hingga Eropa membaur cantik di sini, baik dalam hal sejarah, arsitektur, fashion (batik motif mega mendung sudah jadi ciri khas), hingga ragam kulinernya (siapa tak kenal tahu gejrot atau empal gentong).

Jangan tanya bahasanya.  Jangan.  Karena saya memang tak mengerti.  Walau Cirebon masih termasuk dalam provinsi Jawa Barat, namun bahasanya bisa dibilang campuranSunda-Jawa.  Mendengar orang Cirebon berbicara dengan sesamanya sungguh membuat kami bagai orang British ningrat yang baru kali pertama mendengarkan orang berlogat Singlish.  No, no, ini bukan pandangan rendah.  Ini cuma ungkapan betapa Cirebon kaya akan budaya hingga bahasanya pun berbeda sendiri.

Cirebon memang panas, baik dalam arti sebenarnya ataupun sekedar kiasan.  Namun keindahan pesonanya memang cantik tah!  Beberapa destinasi menarik yang kami kunjungi selama wisata Cirebon antara lain:

Stasiun Kereta Api Cirebon

wisata cirebon stasiun kereta api 02 stasiun Cirebon dari jendela kereta

Peninggalan bangunan zaman Belanda yang masih terawat baik, bahkan fasad luarnya tampak mentereng. Mirip dengan bangunan-bangunan Eropah sana.  Stasiun Cirebon ini dibangun pada tahun 1920 berdasarkan karya arsitek Pieter Adriaan Jacobus Moojen (1879–1955) dan mengusung gaya art nouveau dan art deco.

Situs Sunyaragi

wisata cirebon situs sunyaragi 05 beautifully framed 07 mungkin putri pingitan mengintip di sini 11 simbol garuda berbelit ular
Alias water palace, tempat dimana dahulu keluarga kesultanan menyepi/beristirahat. Sangat mengagumkan betapa mereka dulu sudah menguasai teknik membuat air terjun dan sirkulasi pendingin udara dengan air.  Di sini terdapat pula makam Cina kuno yang konon adalah peristirahatan terakhir laksamana Cheng Ho yang legendaris itu.  Oya, terdapat pula dua buah pintu gaib yang dahulu kabarnya menghubungkan istana air ini dengan negeri Cina dan tanah suci Mekkah.

Obyek Wisata Cibulan

12 telaga Cibulan 13 ikan Dewa namanya 14 eksplorasi bayangan
Terdiri atas kolam renang berair jernih dan dingin, yang didiami oleh ratusan ikan Dewa, yang besarnya nyaris sebesar bayi manusia.  Penduduk sekitar banyak yang berwisata dan mandi-mandi di kolam ini, meski kami tak tertarik untuk mencobanya.  Di samping kolam terdapat pula telaga alam dan tujuh mata air alami yang kerap dijadikan tempat sembahyang.

Keraton Kanoman

wisata cirebon keraton kanoman 19 dinding pun berporselen 20 if walls could talk
Kebanyakan menampilkan peninggalan Sunan Gunung Jati.  Bangunan luarnya berkapur putih (dulu berwarna merah jingga).  Hal yang menarik adalah adanya piring-piring porselen asli Tiongkok yang menjadi penghias dinding di semua keraton di Cirebon.

Keraton Kasepuhan

wisata cirebon keraton kasepuhan 23 podjokan 24 saksi sejarah
Didominasi warna merah bata untuk bagian luar, dan putih untuk bagian dalam.  Ada banyak spot bagus untuk pemotretan disini, dan tentunya kisah sejarah menarik dari tiap bangunan, benda, hingga pohon dan sumur yang ada di area Keraton Kasepuhan ini. Hati-hati jangan asal ‘slonong boy’ karena terdapat beberapa pantangan yang tak boleh dilanggar.

Baca juga: 5 Hal Terlarang di Keraton Kasepuhan Cirebon

Kota Tua Cirebon

27 pintu biru 29 garage door 30 gedung BI
Termasuk di dalamnya adalah gedung Bank Indonesia, dan PT BAT Indonesia, semuanya merupakan peninggalan bangunan jaman Belanda yang masih terawat baik dan dapat dijadikan andalan wisata Cirebon.

Sebenarnya masih banyak lokasi lain yang patut dikunjungi, namun apa daya waktu berbatas. Kami pun menyudahi wisata Cirebon kali ini dengan khazanah baru akan ragam budaya Indonesia tercinta, ditambah perut yang membuncit, bagasi over kuota dengan terasi & kerupuk udang, dan sekontainer batik Trusmi khas Cirebon yang melegenda ;p

Leave a Reply