Centang Biru untuk Tiffany Blue, Airbnb Georgetown Penang

AIRBNB sudah coba?

Awalnya kami mencari kamar hotel di Georgetown, Penang, dengan tipe family suite yang bisa menampung 5 orang. Tapi spesifikasi yang diinginkan tampak langka (sekalinya ada sungguh di luar anggaran #keluh). Akhirnya gagasan menggunakan aplikasi Airbnb pun dicoba, dan hasilnya jadi penyelamat! Airbnb ialah semacam sistem akomodasi yang menyewakan kamar/rumah/villa/apartemen bagi para traveler dengan harga relatif lebih terjangkau.

Lalu terpikatlah kami pada Tiffany Blue, salah satu unit Secret Garden Homestay dalam bangunan 2 lantai bergaya peranakan bernuansa warna tiffany blue (biru kehijauan). Foto-foto Tiffany Blue yang terpampang di website www.airbnb.com langsung membuat kami kepincut. Setelah semua sepakat, turunlah mandat kepada kawan kami (sebut ia Bobby) untuk booking Tiffany Blue. Bukan apa-apa, Bobby masih punya kredit senilai beberapa ratus ribu Rupiah di akun Airbnb-nya (lumayan bisa digunakan untuk mengurangi biaya patungan, hahaha!).

A post shared by Taufan Gio (@disgiovery) on

Secret Garden Homestay

Hasil pencarian Airbnb Georgetown Penang banyak menampilkan unit-unit hunian milik Secret Garden Homestay. Terletak di Lebuh Clarke yang tenang, masih di pusat kota Georgetown, bangunan Secret Garden Homestay menempati beberapa ruko 2 lantai bergaya peranakan. Secret Garden Homestay punya beberapa unit ruko yang sudah disulap menjadi hunian nyaman dengan beberapa tema dan warna, dan Tiffany Blue adalah salah satu di antaranya yang paling mencolok dengan warna biru. Semua hunian ini rata-rata menampung 6 orang tamu dalam satu homestay.

airbnb georgetown penang
Welcome to Secret Garden Homestay
airbnb georgetown penang
Aksen serba biru-putih di Tiffany Blue tak pelak bikin buluh perindu

Rumah Biru Tiffany Blue

Begitu membuka pintu, suasana teduh langsung terasa dalam ruangan memanjang ini. Daun pintu, jendela, kursi, meja, dinding, tangga dicat dengan warna biru dan putih. Ubin tegel dibiarkan berwarna cokelat, sepertinya masih mengadopsi ubin dari bangunan lama. Ruang tamu kecil merangkap living room dilengkapi 1 unit TV dan perangkat hiburan. Lalu terdapat pula meja makan dimana tersedia kopi-teh-selai-butter untuk kami nikmati. Menyusul ruang pantry dan teras, lalu kamar mandi dan toilet (keduanya dalam bilik terpisah). Tapi kami jarang berada di sini karena lebih banyak berkumpul di lantai atas.

airbnb georgetown penang living room
Suasana living room di Tiffany Blue dan tangga menuju lantai atas
airbnb georgetown penang stairs
Meja makan dan akses tangga dari/menuju kamar tidur

Kamar Bulan Madu

Sebuah tangga kayu dekat meja makan membawa kami ke lantai atas dimana 2 buah kamar tidur berada. Kamar tidur utama yang lebih luas (dengan 2 buah extra bed hingga total bisa menampung 4 orang) punya view menghadap ke jalan Lebuh Clarke. Kamar tidur satu lagi lebih kecil bisa menampung 2 orang dengan view teras dan dilengkapi dengan kamar mandi dalam.

Tiap kamar dilengkapi ranjang klasik dengan kelambu putih, membuat suasana lebih romantis hingga mulut saya otomatis terucap: “Seperti kamar bulan madu.” Lalu saling berpandangan awkward dengan Fahmi, roommate saya selama trip di Malaysia mulai dari Melaka, KL, hingga kini di Penang. Lalu adegan slow motion kelopak bunga bertebaran.

Baca juga: Casa del Rio | Persembahan Istimewa Melaka

Namun saya lupa memeriksa apakah ranjang besi di kamar ini bakal menimbulkan derit-derit manja (((DERIT-DERIT MANJA))) andaikan ada orang beraktivitas berat di atasnya (misal angkat besi atau marching band, hahaha!). Yang jelas kami langsung lelap tiap naik ranjang. Kasurnya nyaman, suhu udara sejuk, suasana teduh, mau apa lagi coba. Oh, koneksi WiFi cepat dan gratis, bikin betah ngamar sambil menjelajah dunia maya.

airbnb georgetown penang master bedroom
Kamar tidur utama yang lebih luas
airbnb georgetown penang secondary bedroom
Kamar tidur ‘bulan madu’ dengan kamar mandi dalam

Makan & Jalan

Urusan logistik perut bukan masalah karena terdapat banyak penjual makanan di sekitar Lebuh Clarke. Favorit kami adalah kedai mamak yang terletak di Jl. Datuk Koyah dan hanya buka petang hingga malam. Hidangan yang disajikan Insya Allah halal, menu favorit ialah nasi goreng tom yum dengan minuman asam boi. Selain itu penjual nasi kandar (nasi putih dengan berbagai masakan kari citarasa Melayu-India) pun bertebaran dimana-mana. Walau kau tak suka kari tapi mesti coba setidaknya sekali karena nasi kandar ialah kuliner khas Penang. Salah satu yang terkenal adalah nasi kandar Line Clear.

Urusan transportasi dari homestay kami ke penjuru kota Georgetown tidaklah masalah. Tinggal menyeberangi jalan Penang dan naik moda transportasi bus rapidPenang yang nyaman dan pastinya berpendingin udara. Mau jalan kaki ke Komtar (pusat terminal bus rapidPenang yang terintegrasi) juga bisa. Setelah sekali-dua kali adaptasi, niscaya kamu bakal bisa berkeliling kota Georgetown ataupun pulau Pinang sendirian tanpa takut nyasar!

Baca juga: Melaka Heritage Walk | A Photo Story

nasi kandar
Kedai nasi kandar yang mengingatkan saya pada display masakan Minang
bus rapid penang
Penampakan bus rapidPenang yang melintas di Jl. Penang dekat Lebuh Clarke

Rekomendasi Airbnb Georgetown Penang

Secret Garden Homestay tak hanya punya Tiffany Blue, mereka juga menyediakan hunian dengan tema heritage, klasik, hingga British (nuansa merah biru seperti warna bendera Union Jack). Kau mesti coba salah satunya.  Overall, suasana homey dan lokasi strategis Tiffany Blue ini bikin kami nyaman dan kerasan hingga sungguh pantas jika menobatkan Secret Garden Homestay sebagai salah satu unit favorit Airbnb Georgetown Penang. Centang biru buat Tiffany Blue. Sepakat, ya!

 

Disgiovery yours!

A post shared by Taufan Gio (@disgiovery) on