Karnaval Paling Meriah di International Semarang Night Carnival 2019

Semarang Night Carnival (SNC atau bisa disebut ‘Esensi’) sudah jadi semacam candu. Sirine meraung, kembang api berpijar, sorak sorai bergemuruh, disusul tabuhan drum marching band yang berdentum di dada, adalah tanda dibukanya parade International Semarang Night Carnival. Pada saat itu pula terasa ada adrenalin yang ikut bergejolak. Tiap SNC yang saya datangi, bapak Hendrar Prihadi (Walikota Semarang) bahkan selalu menyempatkan diri menemui rombongan blogger dan mengucap terima kasih atas kedatangan kami meliput ajang tahunan kota Semarang ini.

semarang night carnival 2019
Happy faces ready for Semarang Night Carnival 2019

Spesial di Semarang Night Carnival 2019

Ajang istimewa yang digelar pada tanggal 3 Juli 2019 kali ini dimeriahkan oleh delegasi peserta dari 98 kota seluruh Indonesia. Kebetulan kota Semarang sedang menjadi tuan rumah Rakernas APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) dimana tiap pemkot yang mengikuti APEKSI turut serta mengutus delegasi daerahnya untuk memeriahkan parade SNC. Total tercatat 4.128 orang peserta! Belum lagi peserta utusan negara sahabat seperti dari Thailand, Nanjing (Tiongkok), Belanda, Jerman, dan Australia.

Karnaval tahun ini dibuka oleh parade marching band Stimart AMNI Semarang. Sayangnya keterbatasan waktu (akibat membludaknya peserta) membuat mereka tak bisa tampil all out seperti marching band tahun-tahun sebelumnya. Padahal atraksi marching band pembuka SNC tiap tahunnya adalah semacam gengsi tersendiri dan jadi daya tarik utama penonton. Semoga tahun depan atraksi marching band tetap diberi kesempatan tampil lebih lama dan maksimal.

Tema SNC 2019 adalah Pelangi Nusantara dan diwakili oleh defile Wayang (Jawa & Bali), Sumatera, Enggang (Kalimantan), dan Indonesia Timur. Ciri khas defile ini diiringi lantunan lagu wajib SNC yang liriknya: Semarang ceria… penuh pesona… sukacita…

semarang night carnival 2019 semarang night carnival 2019

semarang night carnival 2019
This photo was taken by Deta @kulkasgendong

Atraksi defile 98 kota kemudian mulai melintas. Kota Tangerang Selatan jadi pembuka (anak Tangsel mana suaranyaaaa???) dengan kostum gemerlap dan iringan tabuhan rebana, disusul defile kota Pagar Alam. Kota Palembang memperlihatkan ibu-ibu dalam balutan kain songket keemasan nan glamour. Kota Malang menampilkan tarian kocak yang dibawakan gadis-gadis bertopeng.

Kota Singkawang paling menarik perhatian saya karena penampilan tatung (dalam bahasa Hakka berarti orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur) berupa atraksi menusuk mulut dengan bambu/besi hingga tembus, tanpa darah atau luka, dilengkapi atraksi semburan api dari mulut. Sontak atraksi tsb bikin beberapa penonton memejamkan mata ngeri. Kota Serang dan Cilegon bagai tak mau kalah memperagakan atraksi debus khas Banten.

semarang night carnival 2019 semarang night carnival 2019

semarang night carnival 2019
This photo was taken by Deta @kulkasgendong

Walau baru menyaksikan sedikit dari puluhan defile namun ada satu kesadaran tersendiri yang muncul, bahwa Indonesia begitu kaya, penuh warna dan ragam budaya. Lebih lengkapnya sila simak video YouTube di bawah ini. Jangan lupa like, comment, dan KLIK SUBSCRIBE Disgiovery channel 🙂

 

Disgiovery yours!

 

Catatan:
Kami tak sempat menyaksikan acara SNC 2019 ini hingga penghabisan karena keterbatasan waktu, stamina, dan baterai kamera. Akhirnya kami pun jalan kaki pulang ke hotel sementara antrean pawai masih panjang mengular. Semoga tahun depan (walau tanpa peserta utusan APEKSI) acara Semarang Night Carnival ini tetap ramai dan meriah! Dan petugas lapangan lebih ramah pada blogger (uhuk!). Salam Semarang!

semarang night carnival 2019
Bloggers on duty, lesehan di jalan juga tak apa demi konten, hehehe!

 

About the author

Travel Blogger
2 Responses

Leave a Reply