RedDoorz Plus near Asia Afrika | Hotel Murah Nyaman di Pusat Kota Bandung

DISGIOVERY masa nginep di RedDoorz?

Tunggu, ada yang keliru di sini. Pertama, tak ada yang salah dengan RedDoorz. Intinya ia bukan hotel melati biasa, bahkan kalau jeli memilih bakal bisa dapat hotel kece sekelas bintang 3. Kedua, kriteria saya dalam memilih hotel adalah lokasi, kenyamanan, dan keamanan.

Kalau RedDoorz bisa memenuhi ketiga unsur tsb, kenapa tidak?

Kenapa RedDoorz Plus near Asia Afrika

Trip saya kali ini menyasar pusat kota Bandung, alias benar-benar berada di dekat titik 0 kilometer Bandung di Jl. Asia Afrika. Berarti sasaran menginap adalah hotel di kawasan Asia Afrika, Braga, atau Balong Gede. Maka taktik gerilya cari hotel murah Bandung (tapi gak murahan) pun dimulai.

Aplikasi RedDoorz mengantarkan saya pada RedDoorz Plus near Asia Afrika 3 di Jl. Pangarang. Kebetulan banget, teman saya pernah menginap di sini sebelumnya dan menuliskan ulasannya di Twitter. Intinya dia merekomendasikan hotel satu ini, maka tanpa ragu lagi saya pun langsung melanjutkan proses booking.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Taufan Gio (@disgiovery) on

Berapa Rate Kamar RedDoorz Plus?

Rp200.000/malam tanpa sarapan. Untuk apa sarapan di hotel jika berada di kawasan kuliner Bandung.

Oya, jika hendak share cost dengan 1 temanmu maka masing-masing cukup menyiapkan budget penginapan sekitar Rp100.000/malam untuk hotel murah Bandung sekelas RedDoorz Plus di pusat kota pula. Asyik, kan?

Barangkali ada yang tanya apa beda hotel RedDoorz dengan RedDoorz Plus? Sepengetahuan saya, hotel RedDoorz Plus punya kamar lebih luas daripada hotel RedDoorz biasa. Sedangkan hotel RedDoorz Premium biasanya setara dengan hotel berbintang tiga. CMIIW.

lobi hotel

Pengalaman Menginap di RedDoorz Plus near Asia Afrika 3

Bagaimana menuju ke sana?

Drama! Hahaha, bukan salah hotelnya, tapi memang sikon saat itu penuh keringat dan airmata. Jadi dari terminal Leuwipanjang saya naik ojol ke hotel. TAPI sang driver inisiatif ambil jalan pintas (tanpa lihat map) yang imbasnya malah nyasar gak jelas. Sebenarnya saya santai saja, toh masih di dalam kota dan masih ada Google Maps, cuma memang bikin deg-degan karena saya sedang diburu waktu untuk tampil di acara Lois Indonesia di BIP.

Baca juga: Kunjung Bandung dengan Gaya Kasual Lois Indonesia

Sebenarnya jalur menuju hotel mudah saja, dari alun-alun tinggal lurus ke arah Lengkong, lalu belok ke Jl. Pangarang (ini sebenarnya gang sih, tapi masih muat kendaraan roda empat). Tinggal cari bangunan berlogo RedDoorz (atau plang nama Hotel Mawar, nama hotel ini sebenarnya). Nah, ini dia salah satu hotel murah Bandung yang dituju. Wilujeng sumping!

bangunan hotel murah reddoorz plus

Bagaimana kesan pertama?

Dari luar tampak bangunan RedDoorz Plus ini sedikit unik dengan aksen garis-garis geometris pada fasadnya. Halaman depan hotel punya slot parkir mobil terbatas, namun begitu masuk lobi langsung terasa nuansa sejuk karena unsur tanaman yang mendominasi. Terdapat ruang tunggu dengan kursi fashionable. Hotel ini tampak punya ciri khas dengan garis-garis geometris dan aksen hijau dari tumbuhan. Kalau boleh saya bilang, hotel ini Instagrammable.

Bagaimana proses check in?

Cepat dan ramah. Siapkan KTP dan deposit Rp100.000 (uang deposit akan dikembalikan pada waktu check out). Saya langsung diberi kunci kamar (benar-benar masih berupa kunci konvensional, bukan kartu chip) lalu diantar oleh salah seorang pegawai menuju kamar.

Bagaimana kondisi kamar secara keseluruhan?

Kamar yang saya tempati lumayan luas dengan 1 double bed (sebenarnya 2 twin bed yang disatukan, namun tetap nyaman bisa goler-goler kanan kiri tanpa kendala). Power outlet alias colokan listrik termasuk banyak dan mudah dijangkau dari sisi ranjang. Satu-satunya kekurangan hanya jendela kamar saya menghadap atap genting rumah tetangga sebelah.

Kamar mandinya pun luas dengan pintu dan dinding kaca. Toiletries standar ala RedDoorz.

Walau terletak di kawasan pemukiman padat (bahkan kabarnya bersebelahan dengan night club), namun suasana dalam kamar tetap nyaman bagi saya untuk tertidur pulas. Untung tak ada adegan kucing kawin di atap rumah sebelah.

kamar hotel murah bandungkamar mandi reddoorz plus

Ada Kuliner Murah Apa Saja Dekat Hotel?

Kalau mau sarapan tinggal jalan kaki ke depan gang, ada lontong kari sapi enak seharga Rp10.000/porsi (later I found out that it was actually Rp8.000/portion for locals other than tourists, but yeah no problem at all).

Teman saya bilang ada juga nasi kuning Balong Gede yang terkenal itu dengan harga tak jauh beda. Oya, misal lapar malam-malam bisa cobain juga nasi goreng Pak Ikin di samping Hotel Savoy Homan, harga sekitar Rp20.000/porsi.

Males jalan kaki? Tinggal order online, cusss!

kuliner murah bandung

Ada Atraksi/Destinasi Apa Saja Dekat Hotel?

– Kawasan heritage sepanjang Jl. Asia Afrika termasuk Titik 0 KM, Museum KAA, dll, dimana setahun sekali jalan ini pun digunakan untuk perhelatan Bandung Asia Africa Carnival
– Alun-Alun Kota Bandung dan Masjid Raya Bandung
– Kawasan Braga (banyak kafe Instagrammable di sini)

Mau siang atau malam, ketiga contoh destinasi di atas bisa jadi atraksi foto menarik.

alun alun masjid raya bandung

Tips Cari Hotel Murah Bandung (atau dimana saja)

Aplikasi RedDoorz memang menawarkan banyak potongan harga (biasanya selalu ada progran diskon hingga 25% seminggu sekali), TAPI jangan abaikan aplikasi lainnya, misal Agoda atau Traveloka.

Kadang saya cek harga pakai aplikasi Agoda dan malah dapat harga lebih murah ketimbang booking via aplikasi RedDoorz sendiri. Ya tergantung hoki, sih. Intinya kalau mau dapat harga murah sebaiknya jangan hanya terpaku pada 1 aplikasi sahaja.

Gimana, sudah mantap menginap di RedDoorz Plus near Asia Afrika 3? Enjoy Bandung! 🙂

 

Disgiovery yours!

About the author

Travel Blogger
2 Responses

Leave a Reply