Jejak Rindu Cempaka Ratu di Pantai Cimaja Palabuhan Ratu

ADALAH kerinduan pada almarhum bapak yang mendamparkan kami pada pantai Cimaja, pada kampung halaman beliau di Palabuhan Ratu, pesisir selatan Kabupaten Sukabumi yang dihiasi ombak besar Samudera Hindia.

Separuh jiwa kami sepertinya sudah tertinggal di sini, pada pasir pantai legam berbatu koral, pada laut hijau toska dengan gulungan gelombang, pada debur dan desis air laut di pesisir, pada residu uap asin yang mengingatkan pada gen purba manusia. Sejak kecil kami sering dibawa kesini oleh bapak.

Kini kami kembali tuk mengenangnya.

pantai cimaja
Jelang sunset di Pantai Cimaja

Cempaka Ratu Beach Resort

Kunjungan kami kali ini sama sekali tanpa reservasi penginapan dimanapun. Lagipula kami datang pada saat weekdays hingga tak kuatir bakal kehabisan tempat menginap. Biar semesta yang menunjukkan.

Lalu dari sisi jalan raya di pantai Cimaja, nyaris tersembunyi di antara rimbun pepohonan dan tembok bata, saya melihat sebuah bangunan bercat putih yang tampak asri di bawah keteduhan pepohonan. Pada gerbang terpasang signage merah yang menunjukkan branding Hotel Oyo.

cempaka ratu hotel oyo
Bangunan utama Cempaka Ratu Beach Resort

Lobi hotel tampak sederhana saja dengan mini front desk. Seorang staf hotel menyambut kedatangan kami dan menunjukkan kamar tipe suite triple yang cocok bagi keluarga. Lokasi tepat di depan kolam renang besar  yang persis bersebelahan dengan pantai.

Dalam hati saya langsung bilang ‘APPROVED‘.

Jujur, kondisi kamar sedikit berdebu, dan tampaknya kami adalah tamu pertama setelah hotel ini dibuka kembali sejak pandemi melanda. Tapi debu dapat disapu, dan kebetulan kamar triple ini punya connecting door dengan kamar deluxe double hingga total dapat menampung 5 orang dewasa (tanpa biaya tambahan bagi anak-anak).

Maka jadilah.

kolam renang hotel pantai cimaja
Walau bangunan hotel tidak besar, namun kolam renangnya luas dan bersih

Review Kamar Suite Triple

Kondisi kamar seluas 16m persegi ini hanya berisi 1 ranjang double dan 1 ranjang single, dengan meja kecil panjang, unit tv, dan dispenser air (tanpa galon). Selebihnya tampak kosong, bahkan keponakan saya bisa mendirikan tenda kecil di dalam kamar.

Di sisi lain kamar deluxe double yang lebih kecil malah terasa lebih nyaman dan homey, dan saya memilih tidur di kamar ini meskipun semua logistik dan kegiatan terpusat di kamar suite triple.

Kamar mandi di suite triple cukup lega dan berkesan kuno dengan perabot nuansa 80an, dilengkapi bilik shower, bath tub, toilet duduk, dan wastafel besar dengan cermin besar. Namun saya mendapati suasana muram di dalam sini, mungkin pengaruh lighting yang kurang terang. Bisa juga pengaruh dari ruang sauna yang tampaknya sudah rusak dan tertutup rapat.

suite triple
Kamar suite triple (pic from Agoda)

Secara umum, harga yang dibayarkan (silakan cek via Agoda atau Traveloka) sebanding dengan pemandangan laut di depan kamar dan akses langsung menuju kolam renang. Secara keseluruhan, berikut poin plus dan minus kamar di Cempaka Ratu:

PLUS:
AC kamar terasa dingin dan senyap
Kasur empuk, sprei dan selimut lembut dan harum
Suasana sekitar tenang hingga bisa istirahat maksimal

MINUS:
Tak ada handuk atau shower amenity
Dispenser air tanpa galon (atau mungkin tamu harus order sendiri)
Debu tebal di bawah ranjang

hotel oyo

Tips Menginap di Cempaka Ratu

Berikut adalah daftar perlengkapan yang sebaiknya dibawa sendiri oleh tamu:
– air galon (atau bisa order kepada pihak hotel untuk diisi)
– kompor listrik/gas mini
– peralatan makan (piring, gelas, sendok, dll)
– handuk & perlengkapan mandi (sabun, sampo, dll)

Oya, staf hotel juga dengan senang hati akan bantu menyediakan sajian seafood atau bantu membelikan tangkapan laut segar sebagai oleh-oleh (waktu itu saya order ikan jangilus segar dan bakso ikan super, GAK NYESEL DEH!). Sediakan saja uang tunai di muka, dan tambahkan pula uang tip.

sunset pantai cimaja
Sunset di tepi kolam renang Cempaka Ratu

Menikmati Pantai Cimaja

Kenangan. Hahaha, tentu saja lansekap indah teluk Palabuhan Ratu yang membentang di depan mata langsung memunculkan ingatan-ingatan kami tentang bapak. Semua langsung hanyut dalam benak masing-masing, mengenang dan mendaras doa buat beliau agar tenang di sisiNya.

Setenang kami di sini, dihembus angin laut pantai Cimaja yang melenakan.

Selain itu masih ada beberapa hal yang bisa dilakukan di sekitar tempat ini:

– kolam renang utama dan kolam renang anak di Cempaka Ratu
sunrise & sunset view di tepi kolam/pantai
– memancing ikan hingga melihat aksi pencari lobster di antara bebatuan karang
– melihat para surfer berselancar (atau mungkin ada yang tertarik ikut belajar surfing?)
– susur pantai berbatu koral hingga berpasir legam (banyak batu koral berbentuk unik)

mancing pantai cimaja
Mancing mania mantap!

What’s Nearby

Selain pesona Pantai Cimaja, terdapat pula beberapa destinasi/atraksi menarik lainnya:

– pantai Karang Hawu
– pantai Cibangban
– pemandian air panas Cisolok
– hotel Grand Inna Samudera Beach (terkenal akan keberadaan kamar Nyi Roro Kidul)
– deretan kedai makan seafood (mesti coba udang & cumi bakar)

Baca juga: Bersebelahan Kamar dengan Nyi Roro Kidul di Grand Inna Samudera Beach

pantai karang hawu
Pantai Karang Hawu
seafood
Must try: cumi & udang bakar

Apakah saya akan menginap kembali di Cempaka Ratu Beach Resort? Tentu, ada jejak rindu di sini yang akan kami sambangi kembali 🙂

 

Disgiovery yours!

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Taufan Gio (@disgiovery) on

About the author

Travel Blogger

Related Posts

Leave a Reply