RM Ibu Cicih & Gadis Bernama Endah

Scroll this
RM Ibu Cicih
Makan siang di RM Ibu Cicih adalah pilihan tepat sebelum menuju Kawah Putih.

Namanya Endah. Mungil tapi montok. Kulitnya putih penuh freckles, pipinya merona merah alami bagai strawberry, bola matanya berwarna coklat muda dan demikian bening berbinar. Gerak-geriknya selalu gesit melayani kami.

Itulah kesan paling berkesan jika kami berkunjung ke RM Ibu Cicih, dalam perjalanan ke/dari Kawah Putih/Situ Patengang di selatan Bandung.

Selain sosok Endah tadi, tentunya ada menu utama yang jadi daya tarik kami tuk kembali dan kembali: sate & gulai kambing.

Sate kambingnya empuk dan tak berbau amis, bumbu kacang atau bumbu kecapnya menambah mantap rasa. Gulai kambingnya nikmat berkuah asam pedas, slurpppp… Udara dingin pegunungan dijamin bakal menambah selera.

RM Ibu Cicih sate kambing
Sate kambing berbumbu sambal kecap melimpah.


Tapiii, terakhir kunjungan kami kesana, tampaknya sari pati Endah sudah terhisap. Dia tampil tidak sesegar dulu, dan kualitas makanan terus terang agak berkurang.

Pssst, kami curiga bahwa Endah sudah dinikahkan dini, lalu sang suami mengambil alih manajemen dengan semena-mena.

Bayangkan, sate kambingnya tidak segurih dulu, gulainya kini lebih banyak tulang belulang daripada daging tetelan. Makanya kami cuma puas kasih bintang tiga.

Moga2 lain kali kami mampir kesana lagi, Endah sudah lebih segar bugar dan menu makanannya kembali enak nendang seperti sediakala.

*berdoa khusyuk*

a girl named Endah
A girl named Endah.

32 Comments

Submit a comment